Kinerja Harus Terukur: DPMDes Kutim Finalisasi Indikator Resmi Evaluasi Program Dana RT

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) tengah mematangkan sistem evaluasi dan indikator pengukuran resmi untuk Program Dana RT yang telah berjalan di seluruh desa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kepala DPMDes Kutim, Muhammad Basuni, menjelaskan bahwa meskipun aspek penyaluran dan pelaksanaan dana sudah sesuai mekanisme APBD, standar evaluasi kinerja yang terperinci belum ditetapkan. Perumusan indikator ini menjadi prioritas agar capaian program dapat diukur.
“Penetapan indikator ini akan memberikan panduan bagi pemerintah daerah untuk menilai efektivitas program, sekaligus memastikan bahwa dana benar-benar memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ujar Basuni.
Penyusunan indikator akan didasarkan pada empat tujuan utama Program Dana RT, yaitu:
- Peningkatan layanan dasar.
- Penguatan pembangunan di tingkat rukun tetangga.
- Kontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan.
- Kontribusi terhadap penurunan angka stunting.
Basuni menambahkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah anggaran, tetapi yang terpenting adalah validitas data sasaran. Ia menekankan peran strategis Ketua RT untuk melakukan validasi data di lapangan, terutama terkait kemiskinan dan stunting, guna mengoreksi jika terdapat ketidaktepatan data dari pusat. Hal ini penting untuk memastikan setiap bantuan yang dikeluarkan memiliki nilai kebermanfaatan tinggi.




