Adventorial Kutai Timur

Ancaman Penurunan DBH 2026 Picu Respon Dini: Pemkab Kutim Susun Strategi Konsolidasi Fiskal dan Efisiensi Pelayanan Dasar

Purantara.id, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai bergerak cepat menyusun strategi mitigasi fiskal menyusul adanya perkiraan signifikan terkait pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat pada tahun 2026. Penyesuaian anggaran ini menjadi tantangan besar bagi Kutim yang perekonomiannya masih sangat bergantung pada sektor komoditas seperti batu bara dan perkebunan. Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menegaskan bahwa daerah harus segera mengambil langkah penyesuaian agar potensi pemangkasan anggaran tidak melumpuhkan program-program prioritas.


Mahyunadi menekankan bahwa prinsip efisiensi harus dikedepankan, dengan memastikan bahwa sektor-sektor layanan dasar yang paling bermanfaat bagi Masyarakat seperti pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur fundamental etap menjadi orientasi utama yang akan dijaga. Strategi ini, yang diistilahkan sebagai “mengencangkan ikat pinggang,” menjadi kunci bagi Pemkab
Kutim untuk menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah tekanan penurunan penerimaan transfer dari pusat. (adv)

BACA JUGA:  HGN 2025: Bupati Ardiansyah Pertegas Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan Kutim Melalui Kesejahteraan Guru dan Beasiswa Nasional

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

daftar slotmantap

slotmantap alternatif

slotmantap link

slotmantap

slot mantap