Adventorial Kutai Timur

Komitmen Pendidikan Inklusif: Disdikbud Kutim Tuntaskan Sosialisasi Unit LayananDisabilitas (ULD) di Lima Zona Pendidikan, Perkuat Hak Siswa Berkebutuhan Khusus

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan keseriusannya dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif yang merata di seluruh wilayah, dibuktikan dengan suksesnya pelaksanaan Sosialisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim. Sosialisasi ini telah dirampungkan di lima zona pendidikan, dengan sesi terakhir untuk Zona 1 yang melibatkan perwakilan dari lima kecamatan, yaitu Sangatta Utara, Sangatta Selatan,
Bengalon, Rantau Pulung, dan Teluk Pandan, dengan total 128 peserta dari jenjang SD dan SMP.


Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ULD ini adalah memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para kepala sekolah dan tenaga kependidikan mengenai peran krusial ULD dalam ekosistem pendidikan inklusif. Pembentukan ULD dilandasi oleh sejumlah peraturan perundang-undangan, termasuk UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, guna memastikan sekolah mampu menyediakan Akomodasi yang Layak bagi peserta didik penyandang disabilitas.


Layanan pendidikan inklusif yang disosialisasikan tidak hanya mencakup kesiapan sekolah dalam
menerima siswa disabilitas, tetapi juga aspek-aspek penting seperti:

  1. Penyediaan Akomodasi yang Layak: Penyesuaian kurikulum yang fleksibel dan intervensi yang
    ramah terhadap siswa berkebutuhan khusus.
  2. Sarana dan Prasarana yang Aksesibel: Memastikan fasilitas fisik sekolah dapat dijangkau dan
    digunakan oleh semua siswa.
  3. Pembiasaan Sikap Inklusif: Membangun budaya sekolah yang non-diskriminatif dan
    menghargai keberagaman.
    Melalui pemahaman pedoman ULD, Disdikbud berharap satuan pendidikan di Kutim mampu
    meningkatkan koordinasi, penguatan kompetensi SDM, dan menyediakan layanan yang lebih efektif.
    Hal ini menjadi bentuk komitmen Pemkab Kutim untuk merealisasikan sekolah ramah disabilitas dan
    menjamin pemenuhan hak pendidikan bagi setiap anak di Kutai Timur.
BACA JUGA:  Defisit Anggaran Dorong Pemkab Kutim Tetapkan Proyek Infrastruktur Dasar SebagaiPrioritas Tunggal

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

daftar slotmantap

slotmantap alternatif

slotmantap link

slotmantap

slot mantap