Disdikbud Kutim Siap Ambil Alih Pendanaan: Mulyono Ubah Peringatan HDI Jadi Program Inklusif Berkelanjutan dan Beranggaran Jelas

Purantara.id, Kutim – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, Mulyono,
menyatakan komitmen kuatnya untuk mentransformasi Hari Disabilitas Internasional (HDI) menjadi
program inklusi yang terencana, berkesinambungan, dan didukung penuh oleh anggaran daerah.
Keputusan ini diambil menyusul arahan tegas dari Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, dalam perayaan HDI 2025 di Kantor Bupati pada Rabu (3/12/2025).
Bupati secara eksplisit menyoroti beban yang selama ini ditanggung guru-guru Sekolah Luar Biasa (SLB) yang kerap direpotkan urusan proposal dan pendanaan.
Ardiansyah menegaskan, “Guru-guru SLB harus fokus sebagai pelaksana karena paling
memahami kebutuhan siswa. Urusan pendanaan harus ditangani dinas pengampu di kabupaten.”
Menyambut instruksi tersebut, Mulyono memastikan kesiapan Disdikbud untuk mengambil peran
sentral dalam menyusun program yang berkelanjutan, menjadikan HDI sebagai agenda tahunan yang
terstruktur dan terjamin pendanaannya. Dengan Disdikbud ditunjuk sebagai salah satu dinas pengampu utama, Mulyono berharap para guru dapat berkonsentrasi penuh pada proses edukasi dan pembinaan siswa, termasuk tantangan ekstra seperti toilet training dan pengembangan talenta, sementara kebutuhan administrasi dan pendanaan ditangani secara sistematis oleh pemerintah daerah.
Selain dukungan anggaran, Mulyono juga mendukung penuh seruan Bupati untuk menghapus stigma negatif, memastikan setiap anak disabilitas diberi ruang dan kesempatan setara untuk aktualisasi diri. (adv)




